Wisuda Tahfidzul Qur’an Perdana MI YPPI 1945 Babat, 144 Siswa Resmi Diwisuda

Lamongan, 13 Juni 2026 – Madrasah Ibtidaiyah (MI) YPPI 1945 Babat menggelar Wisuda Tahfidzul Qur’an Perdana Tahun Pelajaran 2025/2026 di Aula MTs Negeri 1 Lamongan, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan pendidikan Al-Qur’an di lingkungan madrasah.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Pengawas Madrasah Kecamatan Babat, Kepala MTs Negeri 1 Lamongan, dewan guru, serta civitas akademika MI YPPI 1945 Babat.

Kepala MI YPPI 1945 Babat, Mustain, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya wisuda tahfidz perdana yang menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya membentuk generasi Qurani di lingkungan madrasah.

“Alhamdulillah, pada tahun ini MI YPPI 1945 Babat dapat melaksanakan Wisuda Tahfidzul Qur’an Perdana. Semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus mencintai, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Pada pelaksanaan wisuda tahfidz tahun ini, sebanyak 144 siswa dinyatakan lulus dan berhak mengikuti prosesi wisuda.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, H. Mohammad Muhlisin Mufa, dalam arahannya menyampaikan bahwa anak merupakan anugerah yang dititipkan Allah SWT kepada orang tua sehingga harus dijaga dan dididik dengan sebaik-baiknya.

“Sangatlah tepat para wali siswa menyekolahkan putra-putrinya di MI YPPI 1945 Babat sebagai bentuk ikhtiar menjaga anugerah dari Allah SWT,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan empat posisi anak dalam kehidupan manusia, yaitu sebagai penyejuk jiwa, perhiasan dunia, ujian atau cobaan, dan bahkan dapat menjadi musuh apabila tidak mendapatkan pendidikan yang baik.

Di akhir sambutannya, H. Mohammad Muhlisin Mufa menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati serta berpesan agar terus menjaga dan meningkatkan hafalan Al-Qur’an yang telah dicapai.

“Jangan berhenti sampai di sini. Teruslah murojaah dan tingkatkan hafalan Al-Qur’an sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Leave a Comment